Sebuah keberanian konon sulit dimiliki. Membutuhkan seorang ksatria untuk menggenggam keberanian. Dia yang memiliki kemantapan hati untuk menerobos kesukaran, yang tidak gentar untuk terbangun di malam-malam gelapnya, yang tidak pernah mengeluhkan kelelahannya dan yang tidak takut untuk menjalani hidupnya.

Dia berani menelusuri seluk beluk pergelutan hatinya. Hati yang penuh tipu daya. Menguraikan benang kusut yang terajut jadi satu. Menyelesaikan rusuh hatinya. Menguatkan hatinya didalam isak tangisnya. Tidak tergoyahkan oleh sebuah godaan. Teguh atas keputusannya dan kukuh untuk mengambil sikap selama ia benar. Tahan menghadapi cobaan dan memiliki ketenangan jiwa ketika cobaan menjelang untuk menguji ketabahan.

Picture Credit

Advertisements
Posted by:Tria Dara Barlian

04:07 we can start to send out messages in a bottle, we can sing, write poetry, produce books, and blogs activities, stemming from the realization that people around us won't ever fully get us, but that others separated across time and space might.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.