Sungguh indah pemandangan pagi ini dari jendela. Semburat cahaya fajar memancar kemerah-merahan dari ufuk timur. Pagi itu nikmat sekali, disuguhi siluet fajar memancar membumbung ke atas horizon. Masya Allah.

Suasana pagi itu begitu syahdu, sesaat menjelang mentari terbit. Refleksi sinaran cahaya yang jatuh pada air yang jernih pada dini hari. Pagi itu kabut bersembunyi.

Lukisan elok anugerah dari Yang Maha Kuasa menghias permukaan danau. Merah lembayung menyelubungi awal hari. Beriring-iringan lembut untuk menyambut pagi. Menghalau embun pagi yang akan tiba. Merangkai hari menyambut kehidupan. Menjagakan manusia yang tengah tertidur lelap untuk bergerak bangkit mengarungi ladang rezeki halal.

 

Advertisements
Posted by:Tria Dara Barlian

04:07 we can start to send out messages in a bottle, we can sing, write poetry, produce books, and blogs activities, stemming from the realization that people around us won't ever fully get us, but that others separated across time and space might.