Saya suka banget share story sama yang lebih tua. Iya, karena setidaknya mereka pernah mengalami hal yang sama dan mau berbagi solusi.

Sewaktu kuliah saya bingung, setelah selesai Saya mau kemana, lanjut kuliah atau kerja. Saya takut, kalau kerja kelamaan bakal lupa mau kuliah lagi. Kalau punya suami dan anak apakah bisa lanjut sekolah. Gimana nanti caranya bisa bantu-bantu orang tua. Apakah saya sanggup lanjut kuliah, karena menyelesaikan skripsi saja sudah empot-empotan. Terus kemana mencari dana untuk melanjutkan kuliah ke tingkat selanjutnya.

Setelah kerja saya ragu, apakah saya bisa meninggalkan orang tua di rumah, nanti siapa yang bantu-bantu. Apakah saya sanggup hidup sendiri lagi, karena sudah terbiasa diantara orang tua, kakak dan adik. Apakah saya memilih jurusan yang tepat, bagaimana dengan kantor apakah tidak masalah jika saya tinggalkan selama 2 tahun.

Banyak pertanyaan berkecamuk di kepala saya sebelum mengambil keputusan besar di dalam hidup saya tersebut. Saya mau maju, namun juga saya sudah terlalu nyaman dengan kondisi saya saat ini. Terus saya berpikir, ilmu yang saya miliki sekarang dan nanti apakah akan diaplikasikan sehari-hari. Apakah ilmu saya akan bermanfaat untuk orang lain. Apakah menghabiskan waktu 2 tahun akan berdampak besar ke dalam kehidupan saya.

Hidup adalah timing. Saya selalu percaya itu. Saya mencoba berusaha sekuat tenaga berlari mengejar hidup, tapi selalu ngos-ngosan karena takut kehabisan waktu. Saya kagum melihat teman-teman saya yang sudah melangkah jauh kedepan. Dulu saya sedih karena masih stay ditempat, sekarang saya paham, tidak boleh, saya tak boleh membandingkan kehidupan saya dengan orang lain. Semuanya punya waktunya masing-masing. Rezeki Allah SWT tidak akan tertukar.

Mengenai pertanyaan Saya yang pertama, dosen pembimbing Saya menjawab: selesai kuliah, Dara lamar dulu pekerjaan di tempat kamu magang, setelah 2 tahun Dara izin belajar. Jadi Pekerjaannya sudah Dara keep.

Pertanyaan kedua, dijawab oleh senior saya, Dara passion nya dimana, apa dunia yang akan Dara sukai dalam menjalaninya, orang yang memiliki keahlian dan memiliki konsistensi dalam keilmuannya akan lebih banyak dicari dan dihargai, tapi pekerjaan tetap jangan dilepas, agar imbang praktek dan teorinya. Selain itu Dara, pilihan hidup itu terbatas, jadi manfaatkan baik-baik.

Simpel, tapi perkataan di atas mengena ke Saya. Perkataan mereka menjernihkan pikiran saya dari ketakutan-ketakutan yang memenuhi benak saya. Keraguan yang selama ini membuat sesak. Lalu saya paham bahwa jawaban yang sebenarnya dari pertanyaan untuk apa mengerjar ilmu adalah untuk mengejar kebahagiaan.

Saya lupa, saya pernah baca dimana. Bahwa hidup ini seperti berjalan di dalam semak-semak yang padat dan cukup tinggi. Kita tak dapat melihat kemana-mana kecuali apa yang dihadapan kita. Bergerak dalam gelap, dan berharap yang terbaik.

Alhamdulillah, terima kasih Ya Allah, telah diberikan orang-orang disekeliling saya yang luar biasa supportive, terutama keluarga, pimpinan dan rekan kerja di kantor, guru dan dosen serta sahabat yang tulus mendoakan. Saya bersyukur pendahulu Kami telah membukakan jalan bagi Kami untuk melanjutkan pendidikan lebih tinggi, insya Allah kami akan manfaatkan sebaik-baiknya. Semoga kebaikan orang-orang yang menolong Kami dibalas dengan yang lebih baik oleh Allah SWT. Aamiin ya rabbal alamin.

Picture Credit

Advertisements
Posted by:Tria Dara Barlian

04:07 we can start to send out messages in a bottle, we can sing, write poetry, produce books, and blogs activities, stemming from the realization that people around us won't ever fully get us, but that others separated across time and space might.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.