Riak

Aku terus mencari jawaban, bagaimana mengobati luka itu. Namun yang kusadari, aku menjerumuskan diri ke dalam lingkaran pemikiran tak berujung. Lalu aku semakin jauh terjatuh tak menyadari keberadaanku. Ketika aku memutuskan untuk melepas semua kekhawatiran yang melanda, melepas semua keadaan yang kuinginkan, pada saat itu kusadari semua kegalutanku lepas. Memutuskan untuk meninjau horizon malam yang kelam mengembalikan aku pada keberaturan yang telah lama kuimpikan. Aku kembali bisa bernafas dengan lega, ternyata jawaban dari sebuah pertanyaan adalah membiarkannya perlahan meninggalkan pikiranmu. Sampai kau sadari, masalahmu hanyalah riak kecil di lautan luas.

Picture credit: Benjamin Flouw


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.